Bis berbodi kayu
Yang saya tahu Sejarah bus di
Probolinggo diawali pak Amat entah bus pertamanya dengan nama AMAT saya tak
ingat lagi. Bagi yang tahu mohon kasih masukkan. Kemudian dikenal bernama AKAS,
kala itu walau masih kecil saya umur 10 th tapi suka perhatikan
lingkungan disekitar diri saya juga keluarga besar ortu dg 10 anak.
Papa sy pedagang palawija yg core
bisnisnya kedelai, juga lain2nya spt Jagung, Kacang tanah, Kacang hijau dll .
Kemudian setelah bom atom Amerik dijatuhkan di Jepang maka era penjajahan
Jepang di Indonesia berganti dengan era revolusi yang disebut era NICA sekitar
th 1945-1949.
Pada pada saat itu pusat
pemerintahan Indonesia hijrah ke Yogya (Djokdjakarta). Masing2 daerah otoritas
nya ada yang masih kolonial juga ada yang RI. Papa saya diangkat jadi
"MANTRI EKONOMI" yang tugasnya melegalisir dengan stempel dan tanda
tangan setiap nota kiriman barang dari zona timur Jatim. Juga yang dari
BALI/NTT tanpa prosedur itu barang dianggap illegal
Sebagai pedagang palawija praktis
harus dilengkapi armada angkutan darat berupa truck dalam operasionilnya juga
perlu tehnisi untuk maintenance nya. Saat itu sulit mendapat tenaga akhli karena
awal dari pemerintahan RI ini memerlukan mereka.
Saya tidak tahu bagaimana papa saya bisa bersahabat dengan pak Amat yang rumahnya berhalaman luas di jl Raya dekat tower air Randupangger menghadap ke timur. Kedua beliau ini sangat akrab sekali yang postur tubuhnya sama2 kurus bahkan ceking semampai. Pak Amat agak pendek yang sering dimintai tolong papa saya perbaiki truck terutama urusan mesin karena keakhliannya
Dihalaman belakang rumah ada truck
merk Chevrolette th 1948 yang digantung chasis nya karena sering rewel
merugikan dalam operasionalnya, pak Amat omong sama papa saya : “Wah sayang
truck ini tdk dimanfaatkan karena tahu sudah lama digantung.
Selanjutnya truck tersebut dibawa
oleh pak Amat komplit dengan mesinnya tanpa bak kayu. Komunikasi tilpon waktu
itu cuma dengan tilpon model onthel (Local battery) yang handelnya diputar
terus operator Postel yg atur sambungkan dg cara model jack tarik tancep.
Sehingga komunikasi keluar seperrti
tujuan aJarta, Jatinegara, Bandung, Cirebon, Solo, Jogya, Semarang, Surabaya,
Malang dll juga lokal acapkali terasa kelamaan .
Jadi saya sering diminta ke pak
Amat kalo ada perlu yang suatu ketika menunjukkan bus bodi kayu yg dibikin dr
truck merk Chevrolette th 1948 dikenal model BAJUL sesuai potongan moncong
kepala trucknya
Bodi kayu jatinya dibuat halus luar dalam karena nantinya dicat duco juga sambungan kayunya dibuat kuat karena kala itu jalan rayanya bopeng berlobang cukup dalam yang jika dilewati bus pasti bunyi gedubrakan kriet2. Kini jalannya sudah mulus bodi bus karoseri juga suspensinya prima
Pak Amat omong kalo selesai bus ini akan ditrayekkan jurusan Ngadisari Sukapura Probolinggo pp. Saya sih setuju2 saja, sambil manggut2 seraya lihat kondisi busnya yang sudah jadi bagus itu
Anak tertua pak Amat bernama
Harsono yang juga teman kokoku sama2 suka main mercon yang kalo lagi main
letusannya berantai sampai ber jam2 baru berhenti. Sedang anaknya yang lain
bernama Hartoyo yang panggilan se hari2 nya Tingok teman sekelas saat di Mater
Dei.
Mungkin armada busnya sekarang sudah
puluhan ribu dengan berbagai nama ada yang Mila Akas dll melayani trayek kesegala
jurusan antar pulau n propinsi ditanah air berkat perjoangan pak Amat yg kurus
kecil tapi uletnya luar biasa dlm kesederhanaannya dan saudara2nya (Harry
RS-A61; sumber dari http://alumnimaterdei.com/opini-n-pengalaman/harryrs6-bis-bodi-kayu.html#more-49598)-FR

Post a Comment