Header Ads

Pengertian serangan jantung(1/2)



Suatu hari sobat dekat, menghilang beberapa hari dari grup WA. Eh tahunya dia sibuk dengan sakitnya (mungkin juga dengan tugas2nya). Yang jelas masa itu sedang eker2an di grup WA. Kabar terakhir dia harus di kateter dan antri untuk mendapatkan layanan inapnya. Yuk kita intip apa itu penyakit Jantung.


Serangan jantung, suatu kondisi ketika pasokan darah ke jantung terhambat. Ini kondisi medis darurat yang disebabkan penggumpalan darah/penumpukan lemak, kolesterol, dan unsur lain. Gangguan aliran darah ke jantung itu bisa merusak atau menghancurkan otot jantung dan bisa fatal. Serangan jantung disebut juga infark miokard.

Berikut ini gejala yang mungkin muncul pada penderita serangan jantung : Sesak napas; Nyeri dada; Merasa lemah dan pusing dan Sangat gelisah atau cemas. Serangan jantung tak tergantung keparahan sakit dada. Sakit dada belum tentu terjadi pada semua orang yang berpenyakit jantung.

Kadang2 rasa sakitnya ringan dan disalahartikan gangguan pencernaan biasa, seperti sakit lambung (maag). Dan tidak semua sakit dada itu akibat serangan jantung. Karenanya, penting selalu waspada berbagai gejala itu. Segera periksa ke dokter untuk penanganan cepat dan tepat.

Penyebab terjadinya serangan jantung
Penyebab utama serangan jantung adalah penyakit jantung koroner. Penyakit ini karena tersumbatnya pembuluh darah utama pemasok darah ke jantung (pembuluh koroner). Sumbatan ini disebabkan timbunan kolesterol berupa plak yang menempel di dinding pembuluh darah.

Plak yang retak risikonya penggumpalan darah. Akhirnya, penggumpalan ini menghambat pasokan darah dan oksigen ke jantung melalui pembuluh koroner. Kondisi ini menyebabkan serangan jantung. Faktor yang meningkatkan risiko penyakit jantung koroner : Merokok; Diabetes; Kolesterol tinggi; Hipertensi,  Kebiasaan mengonsumsi makanan berlemak dan Berat badan berlebih atau obesitas.

Pengobatan pada serangan jantung
Serangan jantung itu kondisi yang harus ditangani segera. Segera ke RS/Puskesmas jika dicurigai mengalami serangan jantung. Penanganan pertama, konsumsi aspirin berdosis normal 300 mg, tapi sebelumnya pastikan penderita tidak alergi pada aspirin. Obat ini bisa membantu mengencerkan darah dan mengurangi risiko serangan jantung lebih lanjut.

Pengobatan yang diberikan pada penderita serangan jantung, obat2an melarutkan gumpalan darah dan prosedur operasi untuk mengembalikan aliran darah menuju  jantung. Pengobatan disesuaikan dengan tingkat keparahan kondisi penderita serangan jantung.

Serangan jantung parah atau terlambat ditangani bisa menyebabkan komplikasi serius dan berakibat kematian. Komplikasi yang terjadi bisa muncul setelah terjadinya serangan jantung. Berikut ini beberapa komplikasi yang bisa terjadi akibat serangan jantung.

·         Gagal jantung. Ini terjadi ketika jantung tidak bisa memompa darah ke tubuh secara efektif. Gagal jantung terjadi karena otot jantung telah rusak permanen akibat serangan jantung yang terjadi.
·         Aritmia. Kondisi ketika detak jantung tidak normal. Jantung berdegup makin kencang hingga berhenti berdetak dan terjadi henti jantung atau cardiac arrest.
·         Syok kardiogenik. Kondisi ketika otot jantung rusak parah dan tidak bisa lagi memasok darah ke tubuh dengan baik. Hal ini menyebabkan fungsi tubuh tidak berjalan dengan baik.
·         Jantung ruptur/retak. Kondisi ketika otot, dinding, atau katup jantung sudah retak.

Pasien penderita serangan jantung yang disertai komplikasi sering kali meninggal dunia sebelum mereka sampai di rumah sakit.

Pemulihan dan peluang hidup
Seseorang bisa kembali pulih dari serangan jantung tergantung tingkat kerusakan otot jantung yang terjadi. Ada yang butuh waktu beberapa bulan dan ada pula yang butuh waktu hanya beberapa minggu. Tujuan dari proses pemulihan yang dilakukan adalah:

·         Mengurangi risiko terulangnya serangan jantung. Hal ini bisa dengan perubahan gaya hidup yang dilakukan pasien. Termasuk di antaranya perubahan menu makanan dan konsumsi obat2an.
·         Mengembalikan kebugaran fisik. Tujuannya agar kembali melakukan aktivitas sesuai kebutuhan.

Kematian sering terjadi sebelum pasien mencapai rumah sakit, atau sebulan setelah pasien mengalami serangan jantung. Apabila pasien berhasil bertahan selama sebulan setelahnya, kemungkinan besar mereka untuk bertahan hidup bagus.

Peluang hidup seseorang yang pernah dapat serangan jantung bergantung beberapa hal. Pertama usia pasien. Apabila usia orang yang mengalami serangan jantung makin tua, kemungkinan terjadinya komplikasi akan bertambah.

Kedua, tingkat keparahan serangan jantung mempengaruhi peluang hidup. Utamanya seberapa parah kerusakan otot jantung terjadi. Yang ketiga, waktu yang dibutuhkan pasien hingga dia dapat pertolongan saat terjadi serangan jantung. Makin lama penanganan serangan jantung, maka peluang hidupnya akan makin berkurang. Bersambung…….. (http://www.alodokter.com/serangan-jantung)-FatchurR

Tidak ada komentar